Pages

Kamis, 14 Agustus 2014

Sekilas Tentang Kopi Arabika

 Kopi arabika merupakan tipe kopi tradisional dengan cita rasa terbaik dan memiliki rasa yang lebih kaya. Sebagian besar kopi dibuat dari biji kopi Arabica. Kopi ini berasal dari Etiopia dan sekarang telah dibudidayakan di berbagai belahan dunia, mulai dari Amerika Latin, Afrika Tengah, Afrika Timur, India, dan Indonesia. Kkopi ini tumbuh di negara-negara beriklim tropis atau subtropis pada ketinggian 600-2000 m di atas permukaan laut. Suhu tumbuh optimalnya adalah 18-26 oC. Selain itu biji kopi Arabica memiliki bentuk yang lebih lonjong dan warna yang lebih muda (cenderung agak hijau) dibandingkan biji kopi Robusta.



  • Memiliki karakter rasa yang cenderung asam
  • Lebih kaya rasa
  • Bentuk biji lonjong, gepeng, dan agak memanjang
  • Hanya dapat tumbuh di dataran lebih dari 700 meter diatas permukaan laut
  • Kandungan kafein lebih kecil, sekitar 0,8%-1,4%
  • Bentuk pohon lebih tinggi, bisa mencapai 3 meter
  • Lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit
  • Menguasai 60% pasar kopi dunia
  • Harga lebih mahal dibandingkan jenis kopi lain nya
  • Di Indonesia, kebanyakan kopi Arabika ditanam di Aceh, Sumatera Utara, Toraja, Flores, Papua
  • Pemberian level kopi arabika sampai ke Specialty Coffee
  • Lebih cocok sebagai kopi single original

Setiap jenis kopi memiliki beragam varietas dengan keunikannya masing-masing.
  • Varietas Arabica Coffee 
    • Kopi Kolombia (Colombian coffee) – pertama kali diperkenalkan di Kolombia pada awal tahun 1800. Sekitar 12% kopi di dunia dihasilkan di negara ini
    • Colombian Milds — Varietas ini termasuk kopi dari Kolombia, Kenya dan Tanzania.
    • Costa Rican Tarrazu — dari “San Marcos de Tarrazu valley” di pegunungan di luar San José, Costa Rica.
    • Guatemala Huehuetenango — Ditanam di ketinggian 5000 kaki di bagian utara Guatemala.
    • Ethiopian Harrar — dari Harar, Ethiopia
    • Ethiopian Yirgacheffe — dari daerah di kota Yirga Cheffe di provinsi Sidamo (Oromia) di Ethiopia.
    • Hawaiian Kona coffee — ditanam di kaki pegunungan Hualalai di distrik Kona di Hawaii. Kopi diperkenalkan pertama kali di kepulauan ini oleh Chief Boki. Ia adalah gubernur Oahu pada tahun 1825.
    • Jamaican Blue Mountain Coffee — dari Blue Mountains di Jamaika. Kopi ini memiliki harga yang mahal karena kepopulerannnya.
    • Kopi Jawa (Java coffee) — dari pulau Jawa di Indonesia. Kopi ini sangatlah terkenal sehingga nama Jawa menjadi nama identitas untuk kopi.
    • Kenyan — terkenal karena tingkat keasamannya dan rasanya.
    • Mexico – memproduksi biji kopi yang keras.
    • Mocha — Kopi dari Yemen dahulunya diperdagangkan di pelabuhan Mocha di Yemen. Jangan disalahartikan dengan cara penyajian kopi dengan coklat.
    • Santos – dari Brasilia. Memiliki tingkat keasaman yang rendah.
    • Sumatra Mandheling dan Sumatra Lintong — Mandheling dinamakan menurut suku Batak Mandailing di Sumatra utara di Indonesia. Lintong dinamakan menurut nama tempat Lintong di Sumatra utara.
    • Kopi Gayo (Gayo Coffee) — berasal dari Dataran Tinggi Gayo
    • Sulawesi Toraja Kalosi — Ditanam di daerah pegunungan tinggi di Sulawesi.
    • Tanzania Peaberry — di tanam di Gunung Kilimanjaro di Tanzania. “Peaberry” artinya biji kopi ini hanya satu dalam setiap buah..
    • Uganda – Meskipun sebagian besar penghasil kopi robusta. Ada juga kopi arabika berkualitas yang dikenal sebagai Bugishu.
sumber : https://kopiarabikabajawa.wordpress.com/tag/kopi-arabika-bajawa/

0 komentar:

Posting Komentar

 

About Me

Foto saya
singaraja, bali, Indonesia